EFEKTIFITAS EKSTRAK METANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) DAN DAUN SINGKONG (Manihot utilisima Pohl ) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Salmonella typhi SECARA INVITRO

  • Rosdarni Rosdarni Prodi D-IV TLM UMW
  • Syawal Abdurrahman
Keywords: Pewarnaan jamur, Candida albicans, ubi jalar ungu, ekstrak

Abstract

ABSTRAK
Pewarnaan jamur umumnya menggunakan pewarna sintesis dan bersifat tumorigenik serta susah diperoleh sehingga perlu untuk diadakan pengembangan pewarnaan alternatif dengan menggunaan ubi jalar ungu karena mengandung zat warna dari senyawa antosianin yang dapat digunakan sebagai pewarna alami melalui proses ekstraksi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas poiret) dapat digunakan untuk pewarnaan Jamur Candida albicans. Jenis penelitian ini adalah true eksperimen dengan sampel ekstrak ubi jalar ungu yang diaplikasikan untuk mewarnai jamur Candida albicans. Indikator pewarnaan ini adalah apabila preparat terlihat sangat jelas dan sangat kontras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 80% ekstrak ubi jalar ungu terlihat jelas dan kontras, konsentrasi 50% terlihat jelas dan tidak kontras, konsentrasi 30% terlihat tidak jelas dan tidak kontras. Konsentrasi 80% merupakan konsentrasi yang paling efektif dalam mewarnai sel jamur Candida albicans karena jamur Candida albicans terlihat jelas dan kontras. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu perlu dilakukan pengujian terhadap stabilitas antosianin terhadap suhu, pH, cahaya serta lamanya waktu pewarnaan untuk mengetahui faktor kejelasan dan ketidakjelasan preparat.

Published
2021-07-22